Hakikat Bahasa serta Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing

Bahasa Indonesia

Hakikat Bahasa

Hakikat Bahasa, yaitu sistem lambang bunyi arbitrer yang digunakan oleh masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri

Menurut Abdul Khair, hakikat bahasa dibedakan menjadi beberapa bagian, yaitu :

  • Bahasa sebagai sistem (cara/aturan)
  • Bahasa sebagai lambang
  • Bahasa adalah bunyi
  • Bahasa itu bermakna (semua kata bermakna)
  • Bahasa itu arbitrer (semena-mena dan disepakati)
  • Bahasa itu unik (memiliki ciri tersendiri)
  • Bahasa itu universal (dipahami secara umum & disepakati)
  • Bahasa itu manusiawi (karena penuturnya manusia)
  • Bahasa itu bervariasi (terdapat ragam, penuturnya bermacam-macam)
  • Bahasa itu dinamis (selalu berkembang)
  • Bahasa sebagai alat interaksi sosial / komunikasi
  • Bahasa sebagai identitas diri

Kedudukan & Fungsi Bahasa Indonesia

Sebagai Bahasa Nasional :

  • Sebagai lambang kebangsaan nasional
  • Sebagai lambang identitas nasional
  • Sebagai alat pemersatu masyarakat yang berbeda-beda latar belakang sosial budaya dan bahasa
  • Alat perhubungan antar daerah dan antar budaya

Sebagai Bahasa Negara :

Kedudukan bahasa negara sama dengan bahasa nasional, adapun fungsinya, yaitu
  • Bahasa resmi kenegaraan
  • Fungsi Bahasa Indonesia sebagai alat pengantar pendidikan
  • Fungsi Bahasa Indonesia sebagai penghubung oada tingkat nasional untuk perencanaan
  • Sebagai pengembang kebuayaan nasional, ilmu, dan teknologi

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Daerah

Bahasa daerah berkaitan dengan bahasa Indonesia :

  • Sebagai pendukung bahasa Nasional
  • Sebagai bahasa pengantar di sekolah pada daerah tertentu untuk membantu memperlancar pengajaran bahasa Indonesia dan mata pelajaran lainnya
  • Alat pengembang dan pendukung kebudayaan daerah

Bahasa daerah sebagai bahasa daerah sendiri :

  • Sebagai lambang kebanggaan daerah
  • Lambang identitas suatu daerah
  • Alat penghubung

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Asing

  • Sebagai alat perhubungan antarbangsa
  • Menambah kosakata bahasa Indonesia
  • Alat pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi modern untuk pembangunan

Kematian


Kematian


Sesaat kusadar
Ternyata selama ini
Setiap hari aku selalu diawasi
Oleh temanku yang selalu menanti

Dia teman terbaik
Tetapi, aku tak ingin cepat berjumpa
Kalau bisa ingin ku menghindar darinya
Karena, itu akan menjadi yang terakhir kalinya

Kalian semua mengenal dia
Dia juga teman kalian
Yang selalu mengawasi kalian
Tapi apakah kalian sadar ?

Cepat !!
Kalian harus segera menyadarinya
Sebelum kalian mulai menyesal

~

Kematian, seperti yang kita ketahui bahwa kematian akan datang bagi setiap makhluk yang bernyawa tak terkecuali manusia. Namun kematian begitu banyak misteri, kita tidak tahu kapan ia datang, tak tahu apa yang akan terjadi setelahnya, tak tahu bagaimana ia datang, dan masih banyak lagi. Namun banyak manusia yang melupakannya, mereka tidak memanfaatkan hidupnya dengan sebaik-baiknya, mungkin mereka tidak sadar atau mereka lupa bahwa kapan saja mereka bisa mengalami kematian atau menyesal di kemudian hari.

Sistem Rating Game

Mungkin kalian sudah sering lihat di media sosial banyak sekali topik yang membicarakan tentang wacana KPAI yang ingin memblokir 15 Game dengan alasan yang cukup tidak masuk akal menurut saya, yaitu mereka beralasan bahwa game tersebut merupakan game yang mengandung kekerasan dan tidak cocok untuk anak-anak.

Perlu kita ketahui pada perkembangan zaman saat ini game tidak hanya diperuntukkan untuk anak-anak saja, tetapi untuk remaja dan dewasa juga. Namun kenyataannya saat ini memang banyak sekali anak-anak yang tidak memainkan game yang sesuai dengan umurnya, terutama kalian bisa melihatnya di rental PS banyak sekali anak kecil yang berumur dibawah 17 tahun memainkan game GTA 5, padahal game tersebut sebenarnya diperuntukkan untuk orang dengan umur 17 tahun keatas.

Memang diperlukan sedikit pengetahuan untuk mengerti mengenai rating game itu sendiri, dan mungkin para anak kecil tidak mengerti. Namun bagaimana dengan para orang tua mereka ? Bukankah mereka seharusnya mengawasi anaknya dan memberikan game dengan usia yang sesuai dengan mereka, mudah kok untuk mempelajari bagaimana sistem rating game karena di setiap sampul game selalu di tuliskan rating game tersebut misalnya untuk game GTA 5 yang di sampul belakangnya ada gambar :

Nah disitu berarti game GTA 5 itu untuk orang yang sudah berumur 17 tahun keatas, dimananya banyak elemen kekerasan yang intens, darah bahkan elemen sensual. Jelas dengan adanya elemen-elemen tersebut bukan untuk anak-anak bukan ?

Oh iya, bahkan saat ini kemdikbud sudah mengeluarkan postingan resmi di facebook mengenai panduan bagi orang tua untuk mengenal sistem rating game yang saat ini paling sering dipakai yaitu sistem rating ESBR

Untuk rating game Indonesia sendiri, saat ini masih sedang digagas oleh kominfo, mungkin kita tinggal tunggu saja. Jadi ya menurut saya sendiri, sebenarnya bukan game yang salah sampai harus di blokir. Seharusnya saat ini orang tua lebih intens untuk menjaga dan mengawasi anaknya. Jika para orang tua bisa mengawasi anaknya dengan benar, tentu saja sang anak tidak akan terjerumus kedalam hal-hal yang negatif.

Saat mendengarnya sendiri sebenarnya saat itu saya cukup kaget tentang berita ini, bagaimana tidak karena saya sendiri penikmat beberapa game yang rencanya di blokir tersebut. Okelah, segitu saja curhatan hati saya hari ini. Sebagai pengingat saja untuk para orang tua, saat ini zaman sudah berbeda mungkin kalian hanya sadar bahwa kemajuan teknologi sangat pesat namun kalian harus sadar bahwa dampak yang dibawa dari kemajuan teknologi tersebut sangatlah beragam dan harus disikapi dengan bijak.

Engkau Yang Jauh Disana


Malam ini, saya ingin membagikan sebuah puisi tentang curahan hati saya untuk seseorang. Walaupun saya tahu ia mungkin tak akan membacanya namun setidaknya dengan menulisnya disini saya bisa melepaskan segala beban yang ada di hati saya.

Engkau Yang Jauh Disana

Kau tahu ?
Semenjak pertama kali bertemu
Tidak bukan seperti itu
Tetapi saat pertama kali menatapmu

Ada rasa yang asing masuk
Perasaan yang tidak kumengerti
Yang tidak terdefinisikan oleh kata-kata

Memang, dulu rasa itu kuabaikan
Karena ketidakberdayaan diriku
Dan kepengecutanku saat itu

Namun saat ini, ku merasa gundah
Karena perasaan itu semakin menggebu
Tetapi tidak pernah tercapai olehmu

Sudah banyak kesempatan yang terlewat
Hanya saja kepengecutanku selalu menghantui
Memberhentikan langkah yang seharusnya kulalui

Malam ini adalah puncaknya
Hati ini semakin merasa gelisah
Karena dirimu yang semakin jauh

Tanpa kusadari, semakin lama kau semakin jauh
Hingga ku tak bisa mencapaimu
Hingga hatiku tak sampai kedirimu

Bisakah kita berjummpa kasihku ?
Akankah bisa kita bersama ?
Walaupun hanya sekejap ?

Pengalaman Musikalisasi Puisi


Musikalisasi Puisi ~ 

Mungkin ada yang pernah musikalisasi puisi, atau paling tidak mendengarnya ? Seharusnya sih kalian paling tidak saat sekolah pernah yang merasakan yang namanya musikalisasi puisi di pelajaran Bahasa Indonesia.

Musikalisasi puisi sendiri berarti menyanyikan, berirama atau menambahkan nada kedalam puisi sehingga bisa dinyanyikan. Nah saya sendiri saat ini sedang disuruh untuk melakukan musikalisasi puisi, dan puisi yang saya bawakan adalah "Senja di Pelabuhan Kecil" karya Chairil Anwar.


~

Senja di Pelabuhan Kecil

buat: Sri Ajati 

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap


~

Dalam satu kelas akhirnya kami pun dibagi menjadi beberapa kelompok, dan sialnya semua kelompok saya adalah seorang Laki-laki jadi ya suara kami pas-pasan. Untungnya kami bisa menyanyikannya dengan lumayan bagus, terutama kalau kata teman saya pada saat bagian tengah. Lalu setelah melakukan musikalisasi puisi, dari 2 kelompok digabungkan menjadi satu kelompok dan disuruh untuk merekam musikalisasi puisi kami (Puisi Senja di Pelabuhan Kecil dan Hujan Bulan Juni) dan memasukkannya ke dalam CD. Penasaran ? Berikut videonya :



Gimana ? Bagus ? Menurut saya sendiri sih biasa saja haha. Kalau masih penasaran dengan musikalisasi puisi, kalian bisa kok cari di youtube banyak video seseorang tampil musikalisasi puisi, atau di soundloud juga banyak.

Buku Sendiri !!

Buku Sendiri ~ Sekali lagi saya mohon maaf karena tidak sempat mengurus blog, kemarin-kemarin saya sibuk sekali bahkan sekarangpun saya masih sibuk. Oh iya, ada gambar gembira terutama buat saya sendiri karena .... akhirnya saya sudah bisa membuat sebuah buku (Hooray). Walaupun sebenarnya itu bukan hasil karya sendiri namun juga teman-teman sekelas saya, lalu saya edit dan bentuk menjadi sebuah buku yang saya beri judul "Jumat Kliwon".

Eits tapi jangan beranggapan bahwa buku tersebut berisi tentang cerita-cerita horror, kalian salah besar, buku tersebut berisi tentang puisi-puisi karangan teman-teman saya dan saya sendiri juga. Ada beberapa puisi dari buku tersebut yang sudah saya share di blog sini juga sebagian, dan akan saya update terus nanti kedepannya (Tunggu saja).

Itu kabar gembiranya, namun kabar buruknya saat ini saya sedang smembuat sebuah buku (lagi) untuk tugas sekolahan dalam rangka partisipasi dalam "Program Literasi Sekolah". Dalam program tersebut, setiap sekolah diharuskan mengirim buku untuk berpartisipasi dan sekolah saya salah satunya.

Untuk buku yang kedua saya akan menyusun buku yang berisikan tentang "Teks Eksposisi" mungkin nanti saya akan membahasnya di post lain tentang Teks Eksposisi.

Oh iya, dengan adanya buku ini maka salah satu Resolusi saya di tahun 2016 berarti tercapai. (Lihat Disini) saya sih berharap nantinya akan bisa saya terbitkan ke penerbit dan bisa dibeli oleh kalian para pembaca setia.


Berikut tampilan buku :




Mohon maaf kalau fotonya tidak jelas, karena kamera handphone saya jelek


Jalan Kehidupan

Mohon maaf ya kepada para pembaca, untuk sementara ini saya akan jarang update karena ada beberapa alasan. Salah satunya saya sedang mencoba untuk membuat website dan itu butuh waktu yang lumayan panjang untuk mempelajarinya dan menyita waktu saya.


Jalan Kehidupan


Akhirnya kuputuskan
Sebuah pilihan hidupku
Keputusan yang amat penting
Untuk kehidupanku

Sulit sebenarnya
Untuk memutuskan mana yang paling tepat
Banyak rintangan yang harus dilewati
Banyak cobaan yang akan menanti

Namun semua itu harus dilalui
Dengan segala kerja keras dan ketekunan
Demi mencapai sebuah keinginan
Yang ku impi-impikan

Saat ini mungkin itulah langkah awalku
Langkah awal dari berjuta langkah yang harus ditempuh
Demi mencapai tujuan yang diinginkan
Dalam kehidupanku nanti

Kehilangan Arah Tujuan


Kehilangan Arah Tujuan


Malam itu begitu hening
Suara jangkrik pun tak terdengar
Hanya terdengar suara tangis
Seorang lelaki di pojokkan sana

Padahal sebelumnya ia terlihat ceria
Begitu girang menikmati hari
Tertawa dan tersenyum bersama temannya
Bercanda ria setiap hari

Hanya hari ini dia tampak begitu
Entah apa alasannya
Ia tak memberi tahu
Dia hanya meneteskan air mata

Tergesa seseorang menghampirinaya
Menanyakan ada apa gerangan
Namun ia hanya diam membisu
Mengabaikan perhatian orang itu

Gemercik hujan mulai turun
Membahasi keringnya jalanan
Menumpuk menjadi genangan
Bersama dengan gelapnya malam

Namun lelaki itu belum juga beranjak
Ia masih duduk membisu ditepi itu
Melihat dengan tatapan kosong
Kehilangan arah tujuan

Ada apakah gerangan
Hingga ia belum beranjak juga
Padahal hari yang cerah akan segera nampak
Namun ia masih berkutat dengan masa lampau

Mencari-cari jalan yang ingin ditempuh
Menerka-nerka jalan yang benar
Tapi tak sadar
Bahwa bahaya sedang menerjang

Hampa


Sebelumnya saya minta maaf, karena benar-benar berhenti memposting. Jujur saja saat ini saya sedang dilanda kegalauan karena yang namanya "Tugas" yang begitu membebani tubuh dan pikiran saya.

***

Hampa


Setiap hari terasa begitu sepi
Walau banyak orang disekelilingku
Namun disisi ini selalu kosong
Tidak ada yang mampu mengisi

Ku cari sosoknya kemana pun
Sekolah ... Rumah ....
Namun tak pernah ku berjumpa
Sosok yang cocok untuk melengkapi

Lelah rasa
Semua orang bagai memakai topeng
Hanya menunjukkan hal tabu
Membuatku semakin ragu

Putus asa ku mencari
Tapi tak kunjung juga kutemukan
Mungkinkan belum saatnya
Teriak batinku menangis

Semua imajinasiku terbang melayang
Menembus luasnya sang cakrawala
Penuh kisah romansa
Yang belum pernah menjadi nyata

Oh Tuhan ...
Aku tahu aku egois
Namun setidaknya berikanlah aku kesempatan
Untuk menjalin sebuah kisah kehidupan

Sebuaha kisah kehidupan abadi
Dengan bidadari surgaku
Yang tak akan rusak
Walaupun diterjang oleh waktu


Ujian, Jujur Atau Tidak ?


Akhirnya UTS telah selesai, salah satu beban berat gua selama seminggu ini akhirnya selesai juga. Namun sebenarnya ujian masih belum selesai, Namun setelah itu masih ada sebuah lorong gelap yang menungguku, yaitu Hasilnya, jujur saja selama menjalani ujian ini ada beberapa mata pelajaran yang gua anggap sulit, dan membuat risih untuk memilih jujur atau tidak dalam menghadapinya.

Bagaimana tidak ? Ada sekitar 12 mata pelajaran yang setiap murid harus pelajari dan dapatkan nilai yang baik, walaupun pelajararn itu bukan pelajaran yang ia sukai. Ada beberapa tipe orang yang saya alami saat mengalami ujian, yaitu :

  • Tipe Wawancara, di setiap pelajaran dia selalu bertanya kepada teman sebangku atau yang paling dekat tentang jawaban ujian
  • Tipe Pemalu, maksudnya dia hanya bertanya untuk pertanyaan yang menurut dia benar-benar sulit dan tidak bisa ia jawab
  • Tipe Optimis, walaupun tidak bisa namun selalu menjawab seluruh pertanyaan dengan jujur walaupun salah
Kalau kalian yang mana ? Gua rasa sih gua tipe yang pemalu, padahal gua sendiri tahu mencontek itu gak baik, namun apa boleh dikata saat ini sebuah "Nilai" dan "Hasil" lebih penting daripada sebuah "Proses". Akhirnya tidak ada jalan lain selain berbuat curang, mungkin diantara kalian akan ada yang berkata, "Kenapa Tidak Belajar ?" mungkin saya tidak akan menjawabnya, saya akan bertanya kembali kepada kalian, Bagaimana cara menguasai seluruh pelajaran untuk mendapatkan nilai yang memuaskan ?, Apakah dengan memahami seluruh pelajaran itu akan menjamin masa depan ? Bukankah sebaiknya kita berfokus pada satu hal ? Mungkin ada yang berfikir, jika seluruhnya saja tidak menjamin apalagi jika hanya salah satu ? Memang benar, namun dengan pola pikir kita yang seperti itu yang ada kita tidak akan mendapat apapun, kita sebagai manusia tentu saja mempunyai batasan-batasan, mengapa jika kita dan dengan tidak fokus kepada satu hal kita akan kehilangan tujuan utama, hanya mencari nilai semata.

Belum lagi ujain setahun bisa 4 kali, bahkan bisa lebih bagi yang kelas 6,9 dan 12 belum lagi dengan tugas yang menumpuk dan berbelit. Apakah tidak frustasi para murid jika seperti itu ? Mereka selalu diminta dan dituntut untuk mendapatkan sebuah nilai yang memuaskan, walaupun bukan bidang keahlian mereka dan bukan hal yang mereka sukai. Itu semua menurut pandanganku, bagaimana dengan kalian ?

Waktu Yang Tidak Tepat

Peperangan

Waktu Yang Tidak Tepat


Pagi ini ku terbangun
Diiringi dengan suara bising
Yang memekakan telinga

Kutunggu beberapa detik
Untuk menyadarkan diri
Akhirnya kuberanikan diri tuh melihat

Ternyata sebuah bom menyerbu
Serangan mendadak dari para penjahat
Berusaha menghancurkan pertahanan

Segera kuambil senjata
Bergabung dengan pasukan
Dan mendengar perintah komandan

Suara tembakan pun terdengar
Musuk sudah mulai menyerang
Sedangkan kami masih membuat barikade

Tembakan masih terus bergulir
Hingga barikade kamipun hancur
Sedangkan musuh masih melancarkan serangan

Kami pun terpojokkan
Para petinggi mulai meninggalkan kami
Berusaha melindungi diri

Perasaanku pun mulai gundah
Aku tak menginginkan peperangan ini
Dan aku tak mau mati, karena dia menunggu

Hingga pada akhirnya
Tiba-tiba pandanganku mulai gelap
Badanku terasa dingin

Akupun teringat sebuah janji
Antara aku dengannya
Namun sudah terlambat

Saat ku teringat, tidak mungkin lagu kulakukan
Karena sebuah peluru sudah menembus kepalaku
Menembus tengkorakku ...

Sebuah Pertunjukkan


Maaf, sebelumnya karena sudah lama sekali saya tidak lagi rajin memposting di blog. Salah satu alasan saya jarang memposting selama ini salah satunya karena saya harus mempersiapkan sebuah pertunjukkan pagelaran, yang diselenggarakan di kelas saya. Dan saat ini setelah semuanya selesai akhirnya sayapun bisa menyempatkan kesempatan untuk membuat postingan, untuk saat ini saya akan membagikan pengalaman saya saat tampil saja ya.

Sebenarnya saya sangat nervous dan ketakutan, hanya saja demi mendapatkan sebuah nilai dan kesenangan akhirnya rasa nervous tidak lagi terasa dan melakukan segalanya semaksimal mungkin. Pagelaran dimulai dengan masuknya para penonton ke dalam auditorium sambil membawa makanan yang sudah disiapkan, dan host yang membuka acara.

Pagelaran
Para host sedang membawakan acara

Tari Pagelaran
Acara pertama yaitu tari saman, kalau penampilan ini saya rasa sih cukup bagus biarpun ada sedikit-sedikit kesalahan gerakan yang terjadi.

Musikalisasi Puisi
Lalu Musikalisasi Puisi, puisinya sendiri berisi tentang perdamaian. Pada penampilan ini, diiringi dengan gitar dan beatbox, nah disinilah masalah terjadi, saat menyanyi tidak pas dengan iringan gitar, dan suara yang aneh katanya.

Cup Song
Untuk selanjutnya yaitu penampilan dari cup song, menyanyikan lagu berjudul When I'm Gone. Kalau yang ini, saya rasa mereka hanya terlalu tegang haha.

Dubstep
Mungkin difoto agal gelap, karena memang saat penampilan dubstep ini lampu dimatikan dan hanya mengandalkan cahaya dari lampu senter. Nah kalau penampilan ini, diiringi dengan lagu "Circles" dan terdiri dari 3 orang cowok-cowok yang memakai topeng.

Akhirnya acara puncak pun ditampilkan dengan menyanyikan lagu dari berbagai bahasa dan disematkan video behind the scenes di proyektor.

Video Behind The Scenes :


Ini foto saat menyanyikan lagu dari bahasa China, yang berjudul "Yue Liang Dai Biao Wo De Xin"

Lalu dilanjutkan dengan nyanyian dari bahasa Korea, yang judulnya "Eyes Nose Lips"

Lalu dilanjutkan dengan lagu dari bahasa Arab, yang berjudul "Kun Anta"

Lalu lanjut lagi dari bahasa Jepang, walaupun ada yang lupa lirik.

Untuk yang ini, lagu dari bahasa Inggris, saya tidak tahu apa judulnya

Dan WorldWide pun ditutup dengan penampilan bersama-sama menyanyikan lagu Bendera sambil mengibarkan bendera merah putih di tengah.

Namun acara belum selesai sampai disitu, seharusnya sebuah video diputarkan sebagai penanda untuk memulai flashmob, namun ada kendala di proyektor yang membutuhkan sedikit waktu untuk menampilkannya hingga membuat para host memanjangkan durasi bicara hingga video bisa dimulai, bagi yang ingin tahu bagaimana videonya silahkan lihat :



Dan diakhir video, lagu pun disetel dan flashmob dimulai



Acara pun selesai dengan sambutan tepuk tangan meriah para penonton.

Gemerlap Dunia


Gemerlap cahaya bintang di malam hari begitu menyilaukan malam ini, hingga membuatku tak bisa bangkit untuk melakukan segala aktivitas. Ingin rasanya duduk diam sambil memandangi langit saat ini, namun tak bisa kulakukan karena segala macam tuntutan yang ada. Bahkan untuk mendapatkan kesempatan menatap langitpun terasa sangat sulit dan berat.

Semua hal yang ada di sekitar entah mengapa semua terasa menjadi beban, semua hal yang tidak disukai pun harus dilakukan, bahkan untuk hal yang kubenci pun tidak diberikan kesempatan untuk menjauhinya. Semua harus dilakukan walaupun tidak tahu tujuan sebenarnya segala kegiatan ini. Hanya karena tuntutan dan kewajiban makanya kulakukan walaupun berat terasa.

Semua bagaikan robot, hanya mengikuti alur dan tidak lagi mempedulikan sebuah mimpi. Hanya gengsi yang penting, dan kata-kata orang selalu dijadikan pedoman. Lelah rasanya hidup di dunia yang seperti itu, andaikan saja ada sebuah dunia lain yang berbeda. Setiap hari selalu hanya mengerjakan hal yang diinginkan tanpa ada sebuah beban dan kewajiban, hanya perasaan senang yang diketahui tanpa tahu apa itu sebuah kemarahan, kekecewaan, dan kesedihan. Dunia dimana bebas untuk bermimpi, dan tidak akan diremehkan karena mimpinya yang mustahil.

Memang apa salahnya jika bermimpi ? Bukankah segalanya berawal dari mimpi ? Kereta, Pesawat bahkan pergi keluar angkasa tadinya juga merupakan mimpi bukan ? Namun kenapa aku yang selalu bermimpi, selalu diremehkan dianggap spele. Kurasa aku sudah muak dengan dunia ini, tidak ada yang namanya kesenangan, semua hanyalah ilusi sementara.

Hanya dia kurasa yang membuatku bisa melupakan semua perasaan itu. Hanya dia yang mampu membuatku merasakan bagaimana indahnya dunia ini. Hanya dia yang bisa membuatku mengerti akan berbagai hal. Dia selalu ada, selalu bersamaku, dan selalu mendukung apapun yang kuinginkan. Mungkin itulah yang kuharapkan di dalam lubuk hati ini, tetapi pada kenyataannya itu hanyalah sebuah fatamorgana di dalam pikiranku, bahkan dia sangatlah tidak perduli dengan diriku ini, hanya memanfaatkanku. Namun biarlah seperti itu, walaupun tersakiti namun setidaknya dengan begitu hidupku ini menjadi lebih berwarna, walaupun dikhianati.

Lamunan

Lamunan 


Dalam lamunanku
Teringat semua tentang dia
Sifatnya, kelakuannya
Dan juga kepelikkannya

Bagaikan benang kusut kurasa
Hubunganku dengannya
Tak bisa saling mengerti
Juga tak bisa saling memahami

Padahal setiap hari kita bertemu
Setiap hari bertatap muka
Namun tetap saja seperti itu
Aku tak mengerti mengapa

Hanya ada satu yang dapat ku mengerti
Aku dan dia berbeda
Semuanya sangatlah berbeda
Dan tak mungkin disatukan

Dalam hati kecilku pun menangis
Karena perasaan yang sulit dimengerti
Aku menginginkan bersama dengan dia
Namun juga tahu bahwa itu tidak bisa

Puisi Perdamaian

Puisi perdamaian
Source : Plimbi.com

Harapan Damai


Saat ini
Semua terlihat begitu damai
Terlihat begitu tenang
Dan juga terlihat tentram

Namun setelah kutelusuri
Itu semua hanyalah ilusi
Ilusi yang menutupi kebenaran
Menyembunyikan hal memuakkan

Semua itu terjadi di depan mata
Namun apa daya
Ku tak bisa melawannya
Aku tak punya kuasa

Mereka terlalu kuat
Mereka mengacungkan senjata
Tak peduli dengan nyawa
Membuatku semakin gentar

Menyampaikan pesan
Mungkin itu satu-satunya jalan
Untuk melihat kebenaran sesungguhnya
Di masa yang akan datang

Pidato - Indonesia Maju


Sebelumnya saya mau mohon maaf, karena beberapa hari ini saya tidak ada kesempatan untuk membuat postingan dikarenakan keadaan yang memaksa. Mumpung saat ini ada kesempatan maka dari itu berikut adalah pidato buatan saya sendiri, yang merupakan Pidato Eksposisi yang berjudul Indonesia Maju.

Indonesia Maju
Assalamualaikum Wr. Wb.
Yang terhormat kepala sekolah SMA Negeri 33 Jakarta, yang saya hormati bapak dan ibu guru, serta teman-teman yang saya cintai. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayahnya kita dapat berkumpul bersama di tempat ini.
Para hadirin sekalian, saya ingin bertanya satu hal “Apakah kalian cinta Indonesia ?”. Saya yakin kalian semua akan menjawab “Ya”. Namun bisakah kalian beri tahu, apa yang sudah kalian lakukan untuk negara yang kalian cintai ? Menurut kalian bagaimana keadaan Indonesia saat ini ? Apakah ada perubahan dari tahun-tahun sebelumnya ? Menurut saya belum, karena sampai saat ini Indonesia masih belum bisa dikatakan sebagai sebuah negara maju.
Lalu apakah bisa Indonesia menjadi negara yang maju ? Jawabannya, Tentu saja bisa. Bahkan Presiden Indonesia pun berkata bahwa "peluang Indonesia untuk menjadi negara maju dan sejahtera sebenarnya terbuka lebar," (Dikutip dari : Tribunnews.com). Jika pemimpin negara ini saja berkata seperti itu, maka sudah sepatutnya kita memaksimalkan peluang yang ada, untuk membuat Indonesia lebih maju lagi.
Saat ini pemerintah masih melakukan perbaikan-perbaikan di berbagai bidang dan infrastruktur, demi tercapainya Indonesia yang maju dan makmur. Seperti pembangunan Jalan Agats di Papua, Jalur Kereta Api di Sulawesi, pembangunan Trans Sumatera, dan masih banyak lagi. Namun apa yang dapat kita lakukan sebagai seorang pemuda Indonesia ?
Pertama, kita bisa memulainya dengan menghemat konsumsi energi yang kita pakai. Terutama dalam penggunaan Bahan Bakar Minyak, karena jumlahnya yang terbatas. Lalu lebih utamakanlah energi ramah lingkungan, seperti Cahaya Matahari. Dengan begitu kita akan sedikit membantu menghemap anggaran negara dalam penggunaannya untuk konsumsi energi, sehingga bisa dipergunakan untuk pembangunan.
Kedua, Mencintai produk dalam negeri. Seperti yang kita ketahui, saat ini banyak sekali barang-barang yang diimport dari luar negeri walaupun sebenarnya barang itu bisa di produksi di Indonesia. Sebenarnya hal itu terjadi dikarenakan masyarakat Indonesia yang cenderung menyukai produk import dibandingkan produk lokal biarpun kualitasnya masih bagusan yang dari Indonesia. Dengan kita yang lebih mencintai produk dalam negeri, tentu uang yang dibelanjakan tidak ke luar, hanya di dalam negeri saja ketangan para produsen lokal.

Dengan begitu tentu menjadikan Indonesia sebagai negara yang lebih baik dan maju bukanlah hal yang mustahil.  Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Hari Spesial

Hari Spesial

Semua berawal sejak saat itu
Entang mengapa kita menjadi bersama
Awalnya tidak saling mengetahui
Menjadi selalu bersama

Biarpun hanya di sana
Tetapi tetap saja tersimpan di hati
Semua kenangan kita bersama
Yang bersama dilewati

Sampai pada akhirnya
Kita harus benar-benar berpisah
Karena tujuan yang sudah berbeda
Diantara kita berdua

Entah apa namanya persaaan ini
Aku tak mengerti
Walaupun hanya berbicara lewat media
Tetap saja diri ini merasa gembira

Sampai kau berkata
Bahwa hari itu adalah hari spesial baginya
Walaupun aku sudah tahu
Tetapi aku tidak bisa melakukan apapun

Kecuali mengagumimu secara diam-diam
Berharap yang terbaik bagimu,
Berharap tetap bisa berbicara denganmu,
Dan mengucapkan "Selamat Ulang Tahun"

Kumpulan Puisi (10)


Maaf nih sebelumnya karena tidak bisa update beberapa hari ini. Kebetulan saat ini komputer saya sedang rusak jadi agak sulit memposting sebuah post, inipun saya membuatnya di Notebook yang sering dipakai oleh kakak saya. Langsung saja, berikut adalah puisi buatan teman saya yang bernama Dian Nita Sari :

Gelora Kejayaan


Dunia hapuskan arti senyumannya
Bumi hentikan rotasi putarannya
Laut pun tumpahkan genangan airnya
Hingga daratan teteskan air mata laranya
Berharap insan akan menghiburnya

Alasan bumi meliput halusinasi
Lingkarnya terselubung ambisi demi ambisi 
Misi sengsarakan dunia menjadi ajang kompetisi
Tanda karakter citra bangsa tak terisi

Pertumpahan darah para penjajah keji
Manfaatkan peluang dan kondisi
Demi ciptakan Indonesia mati
Demi keserakahan nan jaya berdiri

Kemerdekaan yang lama menanti
Tak mematahkan semangat abadi
Demi Indonesia yang dijunjung tinggi
Ia kerahkan seluruh raga nan gigih

Berjuang dan terus berjuang
Beribu-ribu nyawa pun hilang
Dalam gelora para pejuang
Sampai semua darah terbuang

Saat titik darah penghabisan
Melangkah menjauhi kesia-siaan
Seluruh jiwa dipertaruhkan
Berbuah indahnya kemerdekaan

Wahai anak bangsa terpercaya
Berpijak ditanah indah budaya
Pondasi pun kokoh takkan goyah
Hindari lubang piluteraniyaya
Terbayang pahlawan bersusah payah
Perjuangkan budaya dan terus berkarya
Demi kita generasi bangsa bercahaya
Teguhkan hati terangkan semua daya
Untuk kemajuan Indonesia jaya

-

Pelipur Laraku


Dikeheningan malam
Terlihat awan begitu kelam
Bulan pun tersenyum muram
Hingga mata hatiku seakan terpejam

Duduk dalam kesendirian
Bersandar pada kenangan
Terlarut dalam ragam kesedihan
Akan segala kehancuran

Namun sang Ilahi dating
Menolongku dari segala kedukaan
Memberiku terangnya bintang
Menuntunku ke sinar benderan

Dalam doa kupanjatkan
Apa saja selalu kupintakan
Kebutuhan menjadi keserakahan
Tak tersadar bahwa hati dibutakan

Tuhan, maafkan aku tuhan
Aku hidup untuk berkewajiban
Namun aku juga yang melalaikan
Menjauhi semua yang diperintahkan

Tapi mengapa?  Mengapa tuhan?
Mengapa kau selalu beri aku jalan
Saat semua tak dapat ku andalkan
Namun kau ada dan bertahan
Pada jejak yang kulangkahkan

Tuhan…
Kau lah pelipur laraku
Terima kasih Tuhanku, Ya ALLAH.

-

Detik Kesunyian


Dikeheningan malam itu
Aku bergelimang kegelapanku
Yang kurasakan selalu
Membuatku seperti debu
Yang goyah oleh angin itu
Dan hujan yang diciptkan-Mu
Untuk arti sendiri dalam hidupku
Bagiku hujan dan angin itu
Adalah kesedihan dan tangisanku

Pandanganku pada langit kelam
Cahaya bulan pun meredup muram
Seakan-akan mulai tenggelam

Dan aku terbaring sambil melangkahkan
Untuk mimpi yang tak bisa kubangkitkan
Dalam gelap gulita lorong kesepian
Keramaian bahagia pun tak kudapatkan


Mungkin awan hitam tersenyum
Melawan badai yang menerjang
Namun hidupku tak serupa senyumnya
Dunia fana, namun bagiku maya

Kata Tanya memenuhi memori
Mengapa tuhan membiarkan ku seperti ini
Terus menerus dalam keheningan ini
Bahagia datang namun pergi lagi
Keterpurukkan silih berganti
Sampai aku terjatuh merintih
Namun apalah dayaku ini
Dengan keyakinan yang mengiringi
Aku pasti bertemu kebahagiaan sejati 

-

Narkoba


Langkah kaki menelusuri waktu
Menendang sayu terhompak debu
Terhalang kenyataan dunia terpilu
Namun tak mampu melawan peluh

Ku terpikir meniadakan semua itu
Dengan serpihan obat aku terpaku
Tak ku sadari  itu membunuh
Buat duniaku seolah kalbu

Jahatnya kau buatku terjatuh
Entah mengapaku memelukmu
Terus dan terus mencarimu
Walaupun aku tahu

Kau adalah serpihan debu
Dalam penderitaanku
Seharusnya aku tak bertaruh
Utamakan dirimu daripada nyawaku

Oh sungguh bodohnya aku
Aku termangu olehmu
Terkira kau selalu mampu
Menyelesaikan problemaku

Tapi kau malah rasuki tubuhku
Ingin lagi dan lagi menyentuhmu
Buatku seolah menggebu-gebu
Terbayang tanpamu aku tak mampu

Narkoba, Akan kubuktikan padamu
Aku sanggup danmampu
Membuangmu jauh-jauh
Melemparmu dari laraku

Narkoba…
Aku membencimu!